Waspadai-Meningkatnya-Penipuan-di-Platform-Digital,-Apa-Yang-Harus-Diwaspadai
24/10/2022

Waspadai Meningkatnya Penipuan di Platform Digital, Apa Yang Harus Diwaspadai?

By admin
Rate this post

– Di era digital yang serba cepat ini harus dibarengi dengan pengetahuan dan kewaspadaan dalam banyak hal di internet. Karena saat ini diketahui bahwa penipuan online di platform digital tersebar luas bersama dengan jenis kejahatan dunia maya lainnya.

Waspadai Meningkatnya Penipuan di Platform Digital, Apa Yang Harus Diwaspadai?

Tidak sedikit yang menggunakan platform digital sebagai alat untuk menghasilkan keuntungan dengan memanfaatkan kelalaian pengguna internet.

Waspadai-Meningkatnya-Penipuan-di-Platform-Digital,-Apa-Yang-Harus-Diwaspadai
Baca juga

Jadikan pelanggan sebagai inspirasi, Niagahoster menyelenggarakan pertemuan pelanggan hybrid
Niagahoster: Kekuatan Kampanye Pemasaran untuk Meningkatkan UMKM
Tips berkarir di dunia IT global Niagahoster
Niagahoster: Membangun Personal Branding dengan Menghidupkan Merek

Jenis scam atau penipuan melalui platform digital semakin beragam saat ini. Salah satu praktik penipuan yang saat ini menjadi perhatian Biro Investigasi Federal AS (FBI) adalah skema penipuan Pembantaian Babi. Modus ini menimpa seorang wanita asal Jawa Tengah.

Penipuan penyembelihan babi yang menjadi sasaran korban dari Jawa Tengah dilakukan

dengan menggunakan media sosial dan platform canggih sebagai media scammers. Caranya adalah dengan mengajak para korban untuk menginvestasikan sejumlah uang di platform crypto palsu dengan menjanjikan keuntungan nominal yang besar.

Platform crypto palsu menggunakan domain situs web yang menyerupai nama aplikasi perdagangan cryptocurrency yang sudah memiliki lebih dari 1 juta total unduhan. Hanya ada satu perbedaan huruf dalam domain dan itu sudah cukup untuk mengelabui korban.

Penipuan situs web palsu
Ilustrasi kejahatan dunia maya dan penipuan online. (Penghosting Niaga)

Salah satu jenis scam atau penipuan adalah dengan membuat website palsu untuk mendapatkan informasi pribadi korban. Dengan tampilan yang meyakinkan, website palsu dapat mencegah korban menyadari bahwa mereka adalah korban kejahatan online.
Didukung oleh GliaStudio

Melaporkan Niagahoster, scammer atau scammer online membuat domain yang mirip

dengan domain asli perusahaan atau platform yang dipercaya banyak orang untuk menipu korban.

Oleh karena itu, sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan memeriksa kembali domain atau alamat situs web yang sedang diakses. Apalagi jika alamat tersebut berasal dari orang asing atau orang yang sudah lama tidak dikenal.

Bagaimana cara membedakan antara situs web resmi dan situs web palsu?

Untuk meningkatkan awareness, Niagahoster sebagai perusahaan jasa web hosting menawarkan beberapa cara untuk membedakan website resmi dengan website palsu dan mencegah penipuan online dengan website palsu.

Yang pertama adalah memperhatikan URL atau alamat website. Situs web resmi harus memiliki domain dengan ejaan yang benar sesuai dengan merek atau nama perusahaan.

Kemudian gunakan ekstensi domain populer dan terpercaya seperti .com, .id, .co.id atau ekstensi domain niche seperti .go.id untuk pemerintahan, .ac.id untuk pendidikan dan .mil.id untuk militer.

Fitur lain dari situs resmi adalah adanya ikon gembok di paling kiri URL di bilah alamat. Ikon kunci adalah tanda bahwa situs web memiliki sertifikasi keamanan Secure Socket Layer (SSL).

Untuk website yang sudah terinstal SSL, URL akan dihias dengan HTTPS (Hypertext Transfer Protocol Secure) dan bukan hanya HTTP.

Pengguna yang meragukan situs web juga dapat memeriksa keamanan dan kredibilitas situs web menggunakan Laporan Transparansi Google.

Alat ini memindai kerentanan keamanan situs web berdasarkan standar Google. Pengguna internet juga dapat memeriksa pemilik domain yang mencurigakan melalui situs who.is.

Meningkatkan kewaspadaan dan ketidakpercayaan

Internet adalah dunia yang luas dan terbuka untuk semua orang. Siapapun dapat menggunakan dan menggunakan internet untuk kebutuhan dan kepentingannya sendiri. Namun, internet juga merupakan dunia yang berbahaya, jadi kita harus meningkatkan kewaspadaan saat menjelajah internet.

“Jangan memberikan informasi atau data apa pun dengan mudah di Internet kepada siapa pun. Juga, jangan klik tautan apa pun sebelum memastikan bahwa tautan itu aman dan kredibel. Juga, perhatikan saat mengunduh aplikasi dan baca dengan cermat akses apa yang kami berikan saat kami unduh aplikasinya,” kata Ayunda Zikrina, Head of Brand and Communication Team Niagahoster.

Pengguna internet harus mengaktifkan mode peringatan dan tidak hanya percaya apa yang ada di Internet. Dengan memperhatikan semua hal, kita bisa lebih aman dan nyaman saat menggunakan platform digital.

Baca Juga :

https://pastani.id/
https://dpmptsplamtim.id/