Untuk-mencegah-cybercrime,-Indodax-meminta-anggotanya-untuk-melakukan-5-hal-ini
01/11/2022

Untuk mencegah cybercrime, Indodax meminta anggotanya untuk melakukan 5 hal ini

By admin
Rate this post

Hacking dan kebocoran data baru-baru ini melanda Indodax. Pejabat Indodax kemudian membantah telah terjadi kebocoran data di platform mereka.

Untuk mencegah cybercrime, Indodax meminta anggotanya untuk melakukan 5 hal ini

Perlu diketahui bahwa Indodax adalah perusahaan teknologi yang mempertemukan penjual dan pembeli digital. Anggota Indodax dapat membeli atau menjual aset kripto melalui aplikasi dan situs resmi Indodax.

Untuk-mencegah-cybercrime,-Indodax-meminta-anggotanya-untuk-melakukan-5-hal-ini

Pada Kamis (15/9/2022) akun Twitter Dark Tracer mengklaim bahwa 50.000 detail akun terkait Indodax telah bocor di dark web.

“Sekitar 50.000 kredensial pengguna pertukaran crypto terbesar di Indonesia ‘Indodax’ dibocorkan ke web gelap oleh pencuri malware. Dari jumlah itu, 82,7 persen data pengguna berasal dari Indonesia,” kicau akun Twitter Dark Tracer (@darktracer_int).

Harap dicatat bahwa @darktracer_int adalah akun Twitter yang membantu menyebarkan berita tentang serangkaian data yang diklaim Bjorka bocor. Meski demikian, belum diketahui siapa peretas atau orang yang mengaku telah membocorkan data di Indodax.
Dark Tracer menyebarkan desas-desus tentang kebocoran data dari anggota Indodax. (Indonesia)

CEO Indodax Oscar Darmawan membantah laporan bahwa platform perdagangan crypto

miliknya telah diretas. Ia menduga hal itu merupakan bentuk persaingan tidak sehat.

“Itu 100 persen hoax. Sepintas, datanya jelas salah. Saya sangat menyarankan agar kita para pemain crypto lainnya menjaga ekosistem ini lebih bersih,” kata CEO Indodax Oscar Darmawan, seperti dikutip Suara.com.
Didukung oleh GliaStudio

Pengguna aplikasi Indodax juga mendapatkan pernyataan resmi dari perusahaan. Mereka mengklaim bahwa data pengguna Indodax 100 persen aman.
CEO Indodax Oscar Darmawan. (indodax)

“Sebagai pertukaran crypto dengan lebih dari 5,5 juta anggota terdaftar dan terverifikasi, keamanan dan kenyamanan anggota Indodax adalah prioritas kami. Untuk itu Indodax selalu mengutamakan keamanan server, data dan segala sesuatu yang menjadi milik member Indodax. Anggota tidak perlu khawatir dengan semua data dan saldo crypto dan rupiah yang ada di dompet karena server Indodax dijamin aman,” bunyi pernyataan resmi Indodax yang dirilis oleh situs resmi perusahaan dikutip.

Perusahaan meminta anggotanya untuk mewaspadai kemungkinan kejahatan dunia maya seperti phishing, malware, ransomware, peretasan, dll. Berikut adalah beberapa langkah yang direkomendasikan perusahaan kepada anggota Indodax untuk menghindari kejahatan dunia maya:

Menjaga kerahasiaan informasi pribadi dengan tidak mengungkapkan informasi pribadi kepada pihak ketiga.

Aktifkan fitur keamanan Two-Factor Authentication (2FA).
Memeriksa semua jenis pesan yang diterima (baik melalui email, chat, atau SMS) dan tidak membuka tautan atau tautan yang mencurigakan.
Gunakan perangkat yang aman dan bebas virus atau malware saat berinvestasi di Indodax dan jangan mengunduh plugin terkait kripto di ponsel dan browser karena rentan diretas.
Pastikan semua aktivitas jual beli crypto dilakukan hanya melalui alamat website https://indodax.com/ dan aplikasi resmi Indodax.

Hingga artikel ini ditulis, tak sedikit warganet yang ramai mengomentari keamanan datanya melalui akun Twitter Indodax.

Admin platform trading crypto kemudian merespon dengan mengklaim bahwa data pengguna aman di server Indodax. Demikian tanggapan perusahaan mengenai kebocoran data dan tips pencegahan cybercrime bagi member Indodax, Waspadalah terhadap link yang mencurigakan, OK!

Baca Juga :

https://pdamlebak.co.id