Jangan Abai! Inilah 4 Tips Memilih Asuransi yang Tepat
10/05/2022

Jangan Abai! Inilah 4 Tips Memilih Asuransi yang Tepat

By admin

Berikut proses pengajuan klaim asuransi yang perlu Anda ketahui

Jangan Abai! Inilah 4 Tips Memilih Asuransi yang Tepat

Pertama, ketahui apa itu klaim asuransi

Peristiwa yang diasuransikan adalah klaim dari pemegang polis karena perjanjian kontrak dengan perusahaan asuransi. Prosedur klaim sendiri dimaksudkan untuk memastikan pembayaran ganti rugi selama premi telah dibayarkan.

Oleh karena itu, klaim merupakan permintaan resmi dari pemegang polis kepada perusahaan asuransi untuk pembayaran. Misalnya, jika ada orang yang mengalami kecelakaan lalu memiliki asuransi kendaraan, mereka bisa mengajukan klaim asuransi.

Jika semua persyaratan administrasi terpenuhi, perusahaan asuransi akan memenuhi kewajiban pembayaran tanggungan sesuai dengan perjanjian yang tercantum.

Klaim asuransi ini sendiri biasanya tidak eksklusif untuk asuransi jiwa atau mobil. Penyesuaian dengan jenis asuransi yang digunakan nasabah. Misalnya pendidikan, asuransi kesehatan dan lain-lain.
Berbagai fitur untuk klaim asuransi

Perlu Anda ketahui bahwa klaim asuransi bisa menjadi salah satu hak wajib nasabah asalkan rutin membayar premi asuransi. Untuk memperjelas, perhatikan beberapa fitur saat melakukan klaim asuransi penuh dalam pernyataan di bawah ini:

Sebagai pengalihan risiko

Asuransi dapat digunakan sebagai pengalihan risiko. Apa artinya? Berlalunya risiko berarti bahwa tertanggung sadar akan bahaya jangka pendek/panjang yang akan datang terhadap nyawa atau harta bendanya. Tentu saja, jika ancaman itu terwujud, itu akan mengakibatkan hilangnya nyawa atau harta benda.
Baca Juga: Besaran Gaji UMR Parepare

Fungsi klaim asuransi bisa didapatkan di sini sehingga Anda tidak perlu repot menanggung beban risiko. Asuransi ini menanggung sendiri risikonya dengan membayar premi. Artinya, selama Anda membayar premi, risiko beralih ke perusahaan asuransi.

Sebagai kompensasi

Anda juga dapat melakukan klaim asuransi untuk pembayaran ganti rugi. Misalnya, ketika Anda mengalami suatu peristiwa yang menyebabkan kerugian. Misalnya pencurian, kebakaran rumah dan lain sebagainya. Dalam hal ini, penanggung kemudian mengganti kerugian sesuai dengan premi yang dipilih.

Namun, Anda harus tahu bahwa pada dasarnya setiap perusahaan asuransi memiliki batas atas untuk kerabat yang ditentukan. Kerusakan tidak ditanggung 100%, tetapi beban keuangan dapat dikurangi lebih lanjut.

Sebagai kompensasi

Anda juga dapat menggunakan klaim asuransi untuk membayar kompensasi pelanggan. Misalnya, asuransi jiwa diambil berdasarkan kesepakatan pelanggan dan perusahaan asuransi. Selain itu, ada jaminan kesehatan BPJS yang tergolong jaminan sosial.

Keberadaan asuransi sosial jenis ini bertujuan untuk melindungi masyarakat dari bahaya kesehatan yang dapat mengakibatkan kematian atau kemungkinan mengerikan lainnya.
Bagaimana proses pengajuan klaim asuransi?

Setelah Anda memahami pentingnya asuransi dan fungsinya secara umum, kini saatnya mengetahui proses pengajuan klaim asuransi. Dengan begitu, jika terjadi bencana atau kejadian buruk, Anda bisa langsung menerapkan prosedur klaim. Di bawah ini secara lengkap:

Melaporkan ke perusahaan asuransi

Ketika seseorang memiliki asuransi, layanan terkait memberikan perlindungan terhadap kejadian tak terduga. Khususnya, peristiwa yang menyebabkan kerusakan finansial. Misalnya, jika Anda sakit, Anda harus dirawat di rumah sakit.

Permohonan asuransi itu sendiri dapat dilakukan dengan melaporkan kepada perusahaan asuransi yang bertanggung jawab. Anda dapat mengirimkan laporan pada aplikasi atau menghubungi pusat kontak resmi perusahaan asuransi. Mulai dari e-mail, SMS atau melalui telepon.

data lengkap

Jika sudah menghubungi perusahaan asuransi, langkah selanjutnya adalah mengisi atau melengkapi data dan dokumen yang diperlukan untuk layanan tersebut. Misalnya polis asuransi, foto, informasi kerusakan dan bukti pendukung lainnya.

Evaluasi klaim oleh perusahaan asuransi

Selanjutnya, perusahaan asuransi akan meninjau klaim tersebut. Penilaian selalu didasarkan pada syarat dan ketentuan dari masing-masing perusahaan. Jika kerusakan diakui, tertanggung harus mengganti kerusakan dengan nilai kerusakan sesuai dengan polis/perjanjian.

Sumber :