Pramuka-Indonesia-Pengertian-Sejarah-Pendiri-Tujuan
19/03/2021

Pramuka Indonesia: Pengertian, Sejarah, Pendiri, Tujuan

By admin

Pramuka Indonesia: Pengertian, Sejarah, Pendiri, Tujuan

Pahami gerakan pramuka

Gerakan Pramuka Indonesia adalah nama sebuah organisasi pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pelatihan pramuka. Pramuka merupakan singkatan dari Praja Muda Karana yang berarti “jiwa muda yang suka bekerja”.

Pramuka-Indonesia-Pengertian-Sejarah-Pendiri-Tujuan

Sejarah Pramuka di Indonesia

Kepanduan, atau gerakan pramuka, dimulai pada tahun 1923 dan juga diawali dengan berdirinya organisasi NPO di wilayah Bandung. Bersamaan dengan itu, organisasi JIPO didirikan di wilayah Jakarta pada tahun itu juga. Kedua organisasi tersebut merupakan cikal bakal gerakan pramuka di Indonesia.

Pada 26 Oktober 2010, DPR mengesahkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka. Undang-undang tersebut menyatakan bahwa Pramuka bukan lagi satu-satunya organisasi yang dapat menawarkan pelatihan Pramuka di Indonesia.

Pendiri Pramuka Indonesia

Berdasarkan keberadaan salah satu cabang dari NPO (Nederlandsche Padvinders Organization) pada tahun 1912. Organisasi pramuka didirikan pada tahun 1916 oleh Javaansche Padvinders Organization (JIPO) oleh Bapak S.P. Mangkunegara VII. Diperintahkan. Kepanduan tersebut sesuai dengan pergerakan nasional, misalnya Padvinder Muhammadiyah, dan mengganti namanya menjadi Hizbul Wathan. Ada banyak gerakan pramuka lain di Indonesia saat itu.

Selama Perang Dunia Kedua, tentara negara Jepang menyerang, menyebabkan Belanda meninggalkan Indonesia. Organisasi populer, partai politik, termasuk gerakan pramuka, dilarang berdiri. Namun, upaya untuk mempertahankan PERKINO II masih terus dilakukan.

Tidak hanya itu, semangat kepanduan selalu ada dari para anggota. Karena pramuka adalah organisasi yang menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan. Karena itulah mengapa tentara Jepang melarang keberadaan gerakan pramuka di Indonesia.

Setelah Proklamator Republik Indonesia melakukan proklamasi kemerdekaan, beberapa pramuka bertemu di Yogyakarta dan membentuk sebuah gagasan panitia yang disebut Panitia Pramuka Indonesia. Panitia ini berfungsi untuk menunjukkan terbentuknya forum atau persekutuan para pramuka bagi bangsa Indonesia.

Kongres diadakan di wilayah Surakarta pada tanggal 27-29 Desember 1945. Hasil dari kongres tersebut adalah terbentuknya organisasi Pandu Rakyat Indonesia. Kongres ini didukung oleh para pimpinan dan tokoh serta diperkuat oleh Ikar Janji Ikatan Sakti. Dan Pemerintah Republik Indonesia mengakui Pramuka sebagai salah satu gerakan Pramuka yang disahkan dengan Keputusan Menteri Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan Nomor 93 / Bag. A, 1 Februari 1947.

Pandu Rakyat Indonesia juga mengalami masa-masa sulit ketika Belanda menyerang. Bahkan saat Soeprapto merayakan kemerdekaan Indonesia, ia tewas diserang tentara Belanda. Pandu Rakyat Indonesia dilarang berdiri di daerah yang dikuasai tentara Belanda. Hal ini menyebabkan terbentuknya berbagai organisasi pramuka seperti Pramuka Indonesia Muda (KIM), Pandu Putri Indonesia (PPI) dan Pramuka Indonesia (KPI). . Hingga saat ini, kegiatan pramuka selalu dilakukan di semua jenjang pendidikan.
Tujuan Pramuka

Tujuan Gerakan Pramuka adalah untuk mendorong anak-anak Indonesia memiliki kepribadian yang saleh, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, berdisiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa, sehat jasmani dan rohani. Pramuka juga ingin membentuk warga negara yang berjiwa Pancasila, setia dan taat kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menjadi warga negara yang baik, berguna serta mampu menyatukan diri dan bertanggung jawab atas bangsa ini.

 

LIHAT JUGA:

 

https://imii.co.id/
https://apartemenjogja.id/
https://bingo.co.id/
https://youtubers.id/
https://lakonlokal.id/
https://pesantrenkilat.id/
https://sorastudio.id/
https://balikpapanstore.id/
https://excite.co.id/
https://technicracy.com/