pengertian-sel
08/04/2021

Pengertian SEL, Fungsi, Struktur, Komponen dan Bagiannya

By admin

Kesempatan kali ini kita akan membahas tentang SEL yang merupakan seorang mahasiswa biologi. Penjelasan lengkap SEL ini dijelaskan sebagai berikut:

pengertian-sel

Apa SEL?

Sel adalah unit struktural dan fungsional terkecil makhluk hidup pada tingkat organisasi kehidupan. Kata cell berasal dari bahasa yunani yaitu “cellula” atau “cella” yang artinya “ruang kosong”. Tubuh organisme terdiri dari sistem organ, sistem organ terdiri dari organ, organ terdiri dari jaringan, dan jaringan terdiri dari sel. Intinya adalah bahwa setiap makhluk hidup memiliki sel yang merupakan bahan penyusun dasar tubuh mereka. Sel mengatur dan memproses semua informasi agar dapat menjalankan fungsi vital pada makhluk hidup.

Menurut definisi sel yang dijelaskan di atas, virus (sering dibandingkan dengan makhluk hidup atau tidak) tidak terdapat pada makhluk hidup. Kenapa? Karena virus bersifat aseluler dan tidak memiliki sel. Berdasarkan jumlah selnya, makhluk hidup yang tersusun dari banyak sel disebut organisme multisel, sedangkan makhluk hidup yang tersusun dari satu sel disebut organisme bersel tunggal.

Fungsi SEL

Seperti yang telah kami jelaskan di atas, sel ini adalah pengatur dan pengendali semua aktivitas tubuh makhluk hidup, baik disadari maupun tidak. Fungsi ini dilakukan tidak hanya oleh 1 (satu) sel, tetapi juga oleh sekelompok sel yang membentuk jaringan. Setelah itu jaringan membentuk organ dengan tujuan yang sama. Beberapa organ tersebut kemudian membentuk sistem organ dan sistem organ tersebut akan membentuk sebuah organ. Makhluk hidup (organisme). Robert Hooke adalah ilmuwan pertama yang secara tidak sengaja mengamati sel-sel ini. Dia mengamati sel gabus dari tanaman ek di bawah mikroskop dan kemudian menemukan rongga kosong seperti sarang lebah, yang kemudian disebut sebagai sel. Secara umum fungsi sel yang juga merupakan teori sel adalah sebagai berikut:

  • Sel adalah unit fungsional tubuh (teori ini dikemukakan oleh Max Schultze)
  • Sel adalah unit struktural tubuh (teori ini dikemukakan oleh Mathias Jacob Schleiden dan Theodor Schwaan)
  • Sel merupakan unit tumbuh kembang makhluk hidup (Rudolf Virchow)
  • Sel merupakan satuan pewarisan (inheritance) yang dapat mewariskan propertinya kepada keturunannya (teori ini dikenalkan oleh Walter Sutton dan Theodor Boveri).

Struktur dan bagian SEL

Setiap makhluk hidup hanya terdiri dari satu dari dua jenis struktur sel, yaitu: sel eukariotik dan sel prkariotik.
Perbedaan kedua jenis sel ini terletak pada posisi DNA di dalam sel.

Sel prokariotik adalah sel yang tidak memiliki inti sel, sehingga DNA-nya tidak tertutup dalam membran organel
sedangkan untuk sel eukariotik memiliki nukleus / nukleus.

Secara umum sel ini terdiri dari 3 bagian utama yaitu membran sel, sitoplasma dan inti sel. Sel ini juga memiliki komponen padat di dalam sitoplasma yang disebut organel sel. Organel – Organel sel ini memiliki fungsinya masing-masing. Di bawah ini adalah penjelasan tentang bagian-bagian sel.

1. Membran sel / membran plasma

Membran sel ini merupakan selaput tipis yang merupakan bagian terluar dari sel. Membran sel ini sering disebut dengan plasmalema. Membran sel ini merupakan bagian yang mengatur hubungan antara komponen du dalam sel dan lingkungan luar sel. Membran sel ini terdiri dari lipid (lemak) berupa fosfolipid, protein dan karbohidrat dengan komposisi yang berbeda tergantung dari jenis selnya. Seperti namanya, fosfolipid (senyawa lemak) terdiri dari fosfat dengan sifat hidrofilik (seperti air) dan lipid hidrofid (takut air).

2. Sitoplasma (cairan sel)

Sitoplasma atau cairan sel merupakan matriks yang terdapat di dalam membran sel selain inti sel (nukleus). Komponen utama sitoplasma adalah air yang berperan sebagai pelarut dan tempat terjadinya reaksi kimia. Matriks sitoplasma ini merupakan sitosol (cair) dengan sifat koloid (campuran 2 zat homogen). Matriks sitoplasma ini dapat berubah dari fasa gel (semi padat) menjadi fasa sol (cair). Matriks sitoplasma ini menunjukkan sifat lekas marah (sensitif terhadap rangsangan) dan konduktivitas (mampu menggerakkan atau melanjutkan rangsangan).

3. Inti sel (nukleus)

Inti sel ini adalah bagian yang umumnya bulat atau lonjong dan seringkali terletak di tengah sel atau di pinggir sel. Inti ini adalah bagian terpenting dari kehidupan sel. Inti sel ini memiliki fungsi utama sebagai pusat kendali segala aktivitas sel. Inti sel ini dilindungi oleh dinding yang menyerupai membran sel. Struktur pelindung ini dikenal sebagai membran inti.

Komponen sel

Komponen sel meliputi:

1. Membran sel

Membran sel ini adalah lapisan tipis molekul lipid dan protein yang bertindak sebagai penghalang selektif, memungkinkan aliran nutrisi, oksigen, dll. Yang cukup untuk mengisi seluruh sel.

2. inti / inti

Inti ini merupakan komponen yang mengandung gen. Inti ini dikelilingi oleh membran membran ganda. Di dalamnya ada benang nuklir, nukleoplasma dan kromatin.

3. ribosom

Ribosom adalah bagian sel yang menghasilkan protein. Ribosom ini terdiri dari berbagai jenis protein dan RNA. Ribosom sel eukariotik ini lebih besar dari ribosom sel prokariotik.

4. Sistem Endomembrane

Sistem endomembran terdiri dari berbagai membran pada sel eukariotik. Membran ini secara fisik atau langsung dihubungkan melalui transfer dalam bentuk vesikel. Sistem endomembran ini meliputi selubung inti, retikulum endoplasma, berbagai jenis vakuola, aparatus Golgi, lisosom, dan membran plasma.

5. Retikulum endoplasma

Retikulum endoplasma ini merupakan perpanjangan dari membran inti, yang terdiri dari saluran membran dan vesikel yang terhubung. Ada dua (2) jenis retikulum endoplasma, yaitu retikulum endoplasma kasar dan retikulum endoplasma halus.

6. Badan Golgi

Badan Golgi (Golgi apparatus) ini terdiri dari kumpulan vesikula pipih yang mempunyai bentuk waduk (bentuk kumparan) atau bentuk kantung pipih. Badan golgi yang terletak di sel tumbuhan disebut diktiosom. Keberadaan mereka kebanyakan ditemukan di dekat membran sel.

Fungsi utama badan Golgi adalah untuk menghilangkan bahan kimia di dalam dan dari sel setelah ER (retikulum endoplasma) mensintesis protein dan lemak. Badan Golgi mengubah dan mempersiapkannya untuk diekspor ke luar sel juga.

7. Vakuola

Vakuola ini merupakan membran yang merupakan tempat penyimpanan yang membantu mengatur tekanan tugor sel tumbuhan. Umumnya ada lebih dari satu vakuola di dalam sel tumbuhan. Namun, vakuola ini membutuhkan lebih banyak ruang daripada yang lain yang menyimpan semua jenis senyawa kimia. Vakuola ini juga berfungsi sebagai ekskresi produk limbah dan untuk pencernaan molekul kompleks intraseluler.

8. Kloroplas

Kloroplas ini merupakan organel yang mengandung klorofil. Klorofil ini membantu dalam fotosintesis, yaitu reaksi mengubah energi cahaya menjadi energi kimia yang disimpan dalam molekul karbohidrat.

9. Peroksisom

Peroksisom ini adalah organel sitoplasma sel tumbuhan yang mengandung enzim oksidatif tertentu. Enzim ini digunakan untuk memecah metabolisme asam lemak menjadi gula sederhana. Fungsi peroksisom adalah memecah asam lemak menjadi gula dan membantu kloropa dalam proses fotorespirasi.

10. Kerangka situs

Sitoskeleton ini, atau kerangka sel, adalah jaringan bundel protein yang menyusun sitoplasma di dalam sel.

11. Lisosom

Lisosom adalah organel sel berupa kantung berikat membran yang mengandung enzim hidrolitik yang dalam berbagai keadaan memiliki fungsi mengatur pencernaan intraseluler.

Sekian dan terima kasih telah membaca pengertian SEL, Function, Structure, Components dan Parts. Semoga apa yang dijelaskan semoga bermanfaat untuk anda.

Sumber :