Pengertian-Pasar-Modal,-Jenis,-Manfaat,-Fungsi-dan-Lembaga-Yang-Terlibat
05/02/2021

Pengertian Pasar Modal, Jenis, Manfaat, Fungsi dan Lembaga Yang Terlibat

By admin

Pahami pasar modal

Pasar Modal Adalah pasar yang terorganisir tempat berlangsungnya berbagai kegiatan perdagangan efek penting.

 

Pengertian-Pasar-Modal,-Jenis,-Manfaat,-Fungsi-dan-Lembaga-Yang-Terlibat

Pasar modal dapat menjadi alternatif investasi dengan berbagai kemungkinan. Namun alternatif investasi ini masih sangat asing bagi kebanyakan orang. Kesan sulit dipelajari dan ruwet dalam berinvestasi jarang membuat pasar modal menarik bagi investor konvensional.

Peran pasar modal

  • Sebagai broker atau perantara keuangan selain bank.
  • Memungkinkan investor untuk berpartisipasi dalam aktivitas bisnis yang menguntungkan.
  • Memungkinkan kegiatan usaha memperoleh dana dari pihak lain untuk berkembang dan berkembang.
  • Memungkinkan aktivitas bisnis untuk memisahkan operasi bisnis dari ekonomi dari aktivitas keuangan.
  • Memungkinkan pemegang sekuritas untuk menjaga likuiditas dengan menjual sekuritasnya kepada pihak lain.

Jenis pasar modal

1. Pasar Perdana

Tempat pertama kali emiten menawarkan saham sebelum dijual di pasar sekunder.

2. Pasar Sekunder

Empat saham perdagangan yang telah melampaui periode penawaran di pasar perdana.

3. Pasar ketiga

Tempat untuk memperdagangkan saham di luar pasar saham.

4. Pasar keempat

Bentuk perdagangan sekuritas antar pemegang saham dan pengalihan saham antar pemegang saham dalam jumlah besar.

Keuntungan pasar modal

  • Menciptakan sarana untuk berinvestasi pada investor dan memungkinkan diversifikasi.
  • Dapat menjadi indikator utama perkembangan ekonomi suatu negara.
  • Berperan dalam pendistribusian sumber pendanaan secara optimal.
  • Pasar ini dapat dijadikan sebagai alternatif investasi dengan potensi keuntungan dan risiko yang dapat diperhitungkan melalui transparansi, likuiditas dan diversifikasi investasi.

Fungsi pasar modal

1. Meningkatkan modal kerja

Meningkatkan modal usaha berarti menjual saham di pasar modal.

Saham tersebut kemudian dibeli oleh perusahaan lain, publik, dan instansi pemerintah.

2. Ekuitas Pendapatan

Dalam kurun waktu tertentu, saham yang dibeli mendatangkan dividen dan keuntungan bagi pembeli.

Penjualan saham di pasar modal dengan demikian dapat dilihat sebagai media pemerataan pendapatan.

3. Peluang untuk meningkatkan kapasitas produksi

Dengan tambahan modal dari pasar modal, produktivitas perusahaan otomatis meningkat.

4. Sarana penciptaan tenaga kerja

Adanya pasar modal dapat memicu datangnya industri lain yang dapat menciptakan lapangan kerja baru.

5. Sarana meningkatkan pendapatan nasional

Dividen yang diterima dari pemegang saham dikenakan pajak oleh pemerintah. Pasalnya, pajak bisa mendatangkan tambahan penghasilan negara.

6. Indikator ekonomi negara

Kegiatan ekonomi di pasar yang sibuk atau padat modal menunjukkan bahwa bisnis perusahaan berjalan dengan baik. Namun, ini juga berlaku sebaliknya.

Institusi yang terlibat dalam pasar modal

1. Anggota Bursa

Perantara perdagangan efek yang memiliki izin usaha dari Bapepam dan berhak menggunakan sistem bursa efek atau fasilitas surat berharga sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

2. Kantor Administrasi Efek

Pihak yang bertanggung jawab untuk mendaftarkan kepemilikan sekuritas dan mendistribusikan hak atas sekuritas.

3. Pertukaran

Operator dan pemasok sistem atau fasilitas untuk mempertemukan penjual dan pembeli.

4. Penerbit

Partai yang membuat penawaran umum.

5. Kustodian

Penyedia jasa Kustodian untuk sekuritas dan aset lainnya yang terkait dengan sekuritas dan jasa lainnya termasuk dividen, bunga dan penyelesaian transaksi efek.

6. Lembaga Kliring dan Penjaminan

Penyedia jasa kliring dan jaminan penyelesaian transaksi pasar saham.

7. Lembaga kustodian dan pemukiman

Pihak yang mengelola aktivitas kustodian sentral untuk kustodian dan firma investasi.

8. Manajer Investasi

Manajer portofolio efek untuk klien.

9. Menteri Keuangan Republik Indonesia.

10. Penasihat Investasi

Pihak yang dibayar untuk bertindak sebagai penasihat dalam transaksi jual beli sekuritas untuk jasa.

11. Penjamin Emisi Efek

Kontraktor dengan penerbit untuk melaksanakan penawaran umum untuk kepentingan penerbit.

12. Perantara Perdagangan Efek

Operator ekonomi yang membeli dan menjual sekuritas untuk kepentingan dirinya sendiri atau pihak lain.

13. Perusahaan

PT sesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1995 tentang Perseroan Terbatas.

14. Perusahaan Investasi

Penjamin emisi, pialang sekuritas dan manajer investasi.

15. Perusahaan publik

Seseorang yang memiliki saham minimal Rp 3 miliar dan memiliki setidaknya 300 pemegang saham.

16. Wali

Pihak yang mewakili kepentingan pemegang surat utang.

Baca Juga: