pemuda-nigeria-jualan-indomie
29/09/2021

Dua Pemuda Nigeria Ini Kini Tajir Berkat Jualan Indomie

By admin

Dua remaja Nigeria ini sekarang kaya berkat penjualan Indomie | Bisa beli rumah dan kuliah!

pemuda-nigeria-jualan-indomie

Indomie sangat terkenal sebagai brand mie instan kebanggaan Indonesia, bahkan mie yang terkenal dengan cita rasanya yang sangat enak ini telah diekspor ke lebih dari 60 negara di dunia lho.

Nah, salah satu negara yang sangat menggemari indomik adalah Nigeria yang berada di Afrika Barat.

Indomie pertama kali diperkenalkan di Nigeria pada tahun 1988 dan pada tahun 1995 fasilitas manufaktur Indomie pertama dibuka di negara tersebut.

Ada satu cerita unik yang wajib kamu tahu, lho, Gan! Indomie telah terbukti menjadi keuntungan bagi sejumlah pedagang – dua anak muda yang akan diajak berbagi cerita oleh Jaka telah melihatnya sendiri.
Aboki, pemilik warung pinggir jalan, sekarang menjadi jutawan

Sebuah warung di Lagos, Nigeria bernama ABK Noodles membuat pemiliknya banyak kontan berkat banyaknya pembeli yang datang silih berganti mengisi perut, geng.

Aboki, pemilik warung pinggir jalan, memiliki menu utama berupa indomie yang diolah dengan bahan tambahan lain seperti telur, wortel, cabai, tomat, mentimun, merica bubuk, dan minyak kacang tanah.

Setelah itu, ia pun memasaknya dengan cara yang unik dan berbeda. Hasilnya, minuman indomie Aboki menjadi sangat enak dan viral di Nigeria.
Warung Indomie Aboki Cd060

Kegigihannya bahkan membuatnya menjadi pedagang kaki lima terbaik di Nigeria.

Aboki telah menjual Indomie selama lebih dari 10 tahun. Sudah lama, geng.

Kamu tahu apa? Aboki bisa menghasilkan penjualan 800.000 hingga 1 juta rupiah per hari hanya dari penjualan menu!
Danladi, kamu bisa beli rumah dan bayar kuliah berkat Indomie

Aboki bukan satu-satunya anak muda Nigeria yang berhasil menjadi jutawan dengan menjual Indomie, masih ada Danladi yang kisahnya viral di TikTok setelah kisahnya dibagikan oleh akun TikTok @clarissachristiyan.

Pria 25 tahun itu sudah berjualan Indomie sejak berusia 18 tahun.

Saat itu ia membantu orang tuanya berjualan sembako hingga Danladi ingin memulai usaha sendiri.

Ketika menyadari bahwa indomie sangat populer di Nigeria, dan bahkan telah menjadi salah satu makanan pokok, dia memutuskan untuk membuka toko indomie di Sokoto, geng.

Danladi juga memperkenalkan sejumlah inovasi dengan mencampurkan bumbu dan rempah-rempah untuk mengolah pasta favorit masyarakat menjadi rasa yang berbeda dan lebih nikmat.

Bukan tanpa alasan bahwa tekadnya adalah pintu gerbang menuju kesuksesannya. Dari hasil penjualan Indomie, Danladi mampu membeli rumah untuk dirinya dan orang tuanya serta melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Wah, merinding nggak kan, geng, baca kisah Aboki dan Danladi yang bisa jadi jutawan hanya dengan menjual Indomie?

Adapun Jaka, semoga nasib saudara-saudara Warmindo di Indonesia juga demikian, agar Indomie bisa menjadi berkat bagi lebih banyak orang!

Berbahagialah karena mie instan yang menjadi kebanggaan komunitas +62 bisa mengubah kehidupan banyak orang. Benar, indomie adalah seleraku ~

Sumber :