06/02/2021

Cara Menulis Naskah Drama Satu Babak Sesuai Kaidah Penulisan Naskah

By admin

Pada pembahasan kali ini kami akan menjelaskan secara detail cara membuat naskah drama, cara menulis naskah darama, contoh naskah drama pendek, contoh naskah drama satu babak, aturan penulisan naskah drama.

Pada studi sebelumnya, kami meneliti penulisan naskah drama berdasarkan orisinalitas gagasan. Selain bisa menulis drama berdasarkan ide dan ide sendiri, kamu juga harus bisa menulis naskah menggunakan kaidah penulisan drama yang benar.

Ciri dari sebuah drama adalah naskahnya berupa percakapan atau dialog. Dalam menyusun dialog ini, penulis sangat perlu memperhatikan percakapan para tokoh dalam kehidupan sehari-hari. Tanda-tanda ini pasti memiliki tanda.

Karakter pelakunya dapat digambarkan secara langsung dalam dialog yang mencerminkan karakter dan perkembangan karya tersebut, tetapi juga dapat ditemukan dalam banyak catatan pinggir. Suara yang didengar dalam dialog karakter juga terkait dengan karakter gending tersebut.

Karakter pendiam biasanya menggunakan suara yang dalam, tidak menimbulkan stres, dan halus. Karakter suatu karakter juga dipahami dari percakapan antar pemain.

Karakter Karakter juga dapat dilihat dari tingkah laku dalam drama. Misalnya, penampilan petugas bank berbeda dengan penampilan broker, meskipun kondisi sosial ekonominya sama. Penampilan orang kaya tentu berbeda dengan orang miskin, tingkah laku orang yang marah tentu berbeda dengan orang yang sabar, dan sebagainya.

Contoh ilustrasi dramatis dari cerita tersebut

Lihat ilustrasi dan contoh naskah drama berikut.

Cerita: Anita ingin mengajak teman-temannya untuk bekerja sama membersihkan lingkungan. Rencana itu muncul setelah mendengar kabar dari Fajar bahwa Tio, anak VIIB, dan Bima, anak VIIIC, terserang demam berdarah. Nyamuk, yang menyebarkan virus dengue, menggigit pada siang hari. Padahal, mereka ada di sekolah dari pagi hingga malam. Artinya ada nyamuk di sekolah yang menyebarkan virus demam berdarah Aedes aegypti. Hal ini disebabkan banyaknya tempat sampah di sekitar sekolah dan air limbah yang menggenang di depan sekolah.

Contoh naskah drama satu babak

Perkembangan naskah drama dari cerita di atas adalah sebagai berikut.

Mari bersihkan lingkungan

Pengaturan: Ruang Dewan Mahasiswa

Pelaku: Anita, Ratna dan Fajar

Saat itu pagi. Anita dan Ratna membahas masalah Tio dan Bima yang sudah beberapa hari tidak bersekolah. Tiba-tiba Fajar datang dengan terengah-engah.

Teater

Anita: Sudah berapa lama Tio dan Bima tidak bersekolah?

Ratna: “Tio empat hari dan Bima tiga hari.”

Fajar: “Aktif, buruk!”

Anita: Ada apa, Jar?

Fajar: “Tio dan Bima dibawa ke rumah sakit.”

Ratna: Apa kamu sakit, Jar?

Fajar: Anda terkena demam berdarah.

Anita: Wah, itu berbahaya. Kami harus segera bertindak. ”

Ratna: Maksudmu apa, An?

Anita: “Kami tahu bahwa virus dengue disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk ini menggigit pada siang hari. Padahal, Tio dan Bima ada di sekolah dari pagi hingga malam. Kemungkinan besar, mereka digigit di sekolah. ”

Fajar: Iya betul, An. Coba lihat, di sebelah sekolah kita ada TPA (Tempat Pembuangan Sampah). Ada banyak kaleng bekas yang bisa diisi air. Kemudian air selokan di depan sekolah kami selalu tergenang. Aedes aegypti berkembang biak di tempat-tempat ini. ”

Ratna: Iya. Lalu apa yang bisa kita lakukan? ”

Anita: “Kami akan bekerja sama untuk membersihkan lingkungan. Kami akan mengosongkan bak, mengubur kaleng bekas, menutup bak air, membersihkan talang dan sebagainya.”

Ratna: Ya, ini cara agar teman-teman kita tidak terkena demam berdarah.

Anita: Baiklah. Sekarang saya akan membahas rencana ini dengan ketua OSIS. ”

Aturan dramatis untuk menulis skrip

Beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait prinsip penulisan naskah drama adalah sebagai berikut.

1. Penulisan dialog harus diawali dengan nama tokoh yang mengungkapkan dialog tersebut.

2. Penggunaan titik dua untuk mengekspresikan dialog karakter.

3. Panduan tindakan harus dalam tanda kurung atau sebagai paragraf terpisah.

4. Penulisan tindak gerak, adegan atau latar drama ditulis terpisah atau tidak ditambah dengan dialog tokoh.

5. Di awal cerita, biasanya ditambahkan prolog sebagai pengantar cerita dan epilog sebagai cerita akhir.